Panduan penggunaan
Cara memakai sistem pemesanan kavling
Halaman ini terbuka untuk umum dan tidak perlu masuk. Bagian pertama untuk calon tenan, bagian kedua untuk panitia.
Untuk calon tenan
Anda tidak perlu membuat akun. Yang dibutuhkan hanya nomor WhatsApp yang aktif — ke sanalah kode pemesanan dan instruksi bayar dikirim.
Buka tautan peta dari panitia
Peta menampilkan seluruh kavling beserta statusnya. Hijau berarti masih bisa dipesan; yang berarsir sedang ditahan orang lain, dan yang merah sudah terisi. Kalau lebih mudah, tekan “Daftar” di pojok kanan atas untuk melihatnya sebagai daftar harga.
Pilih kavling
Boleh lebih dari satu. Total harga muncul di panel bawah dan ikut berubah setiap Anda menambah atau membatalkan pilihan.
Isi nama dan nomor WhatsApp
Periksa nomornya sekali lagi sebelum menekan tombol terakhir. Salah satu digit berarti kode pemesanan Anda terkirim ke orang lain, dan panitia tidak punya cara mengetahuinya.
Kavling ditahan sementara
Begitu dikunci, kavling ditahan untuk Anda selama waktu yang tertera di layar — biasanya 15 menit untuk pembayaran otomatis, dan lebih lama untuk transfer manual. Hitung mundurnya terlihat di halaman pemesanan.
Bayar
Ada dua jalan, tergantung yang dibuka panitia. Pembayaran otomatis (QRIS, virtual account, e-wallet) memindahkan Anda ke halaman gateway. Transfer manual menampilkan nomor rekening panitia — transfer tepat sejumlah tagihan, lalu unggah buktinya di halaman yang sama — foto struk, tangkapan layar, atau PDF dari aplikasi bank.
Tunggu konfirmasi
Pembayaran otomatis terkonfirmasi sendiri dalam hitungan menit. Transfer manual diverifikasi panitia, biasanya dalam 1×24 jam. Status di halaman pemesanan ikut berubah begitu selesai.
Simpan kode QR untuk hari-H
Setelah lunas, halaman pemesanan menampilkan kode QR. Itu yang dipindai panitia di gerbang. Simpan tangkapan layarnya — sinyal di lokasi acara jarang bisa diandalkan.
Kalau waktu tahan habis sebelum Anda sempat bayar
Kavlingnya dilepas dan dijual kembali. Itu bukan hukuman — tanpa batas waktu, satu orang bisa menahan seluruh denah tanpa pernah membayar. Anda tetap bisa memilih ulang dari peta, selama kavlingnya belum diambil orang lain.
Kalau semua kavling sudah terisi
Halaman peta menawarkan daftar tunggu. Sekitar seperempat pemesanan berakhir kedaluwarsa atau dibatalkan, jadi kavling hampir selalu ada yang lepas. Anda dikabari lewat WhatsApp begitu panitia menawarkannya — siapa cepat dia dapat, kavlingnya tidak dikunci untuk siapa pun.
Foto bukti transfer Anda terlalu besar?
Tidak perlu mengubah pengaturan kamera. Sistem memperkecil foto secara otomatis di ponsel Anda sebelum mengirimnya, sehingga unggahan tetap ringan walau sinyalnya seadanya.
Untuk panitia
Panel panitia ada di /admin dan menuntut akun. Akun pertama dibuat oleh yang memasang sistem; akun berikutnya diangkat dari dalam panel oleh pemegang peran owner.
Urutan penyiapan event
Urutannya tidak bisa dibalik. Pembaca denah mencocokkan atribut data-category pada berkas SVG dengan kode kategori yang sudah ada di sistem — jadi kategori harga harus dibuat lebih dulu, atau unggahan denah pasti ditolak.
Buat event
Isi nama, lokasi, serta tanggal mulai dan selesai lewat pemilih tanggal. Event baru selalu berstatus draf dan belum terlihat siapa pun.
Buat kategori harga
Tiap kategori punya kode (huruf kecil, angka, dan strip), nama, dan harga. Kode inilah yang harus ditulis desainer pada atribut data-category di berkas SVG.
Unggah denah lokasi
Berkas SVG dengan atribut data-spot pada tiap kavling. Unggahan selalu dua langkah: pratinjau dulu, simpan kemudian. Pratinjau menyebutkan berapa kavling terbaca, mana yang baru, mana yang hilang dari denah, dan mana yang bentrok dengan pemesanan berjalan.
Isi rekening transfer manual
Hanya kalau Anda membuka jalur transfer manual. Rekening lama tidak ditimpa melainkan dinonaktifkan, karena pemesanan lama menunjuk ke rekening yang berlaku saat itu.
Tayangkan
Setelah tayang, tautan petanya bisa dibagikan. Sistem menolak menayangkan event yang belum punya kavling — halaman kosong yang tautannya sudah tersebar adalah kesalahan yang mahal diperbaiki.
Pekerjaan sehari-hari
- Verifikasi transfer manual
- Dasbor event menampilkan antrean bukti yang menunggu di paling atas. Buka buktinya, cocokkan nominal yang tertera di gambar dengan kolom nominal — sistem menolak bila tidak cocok — lalu setujui.
- Menambah waktu bayar
- Tenan yang sedang di ATM bisa diberi tambahan satu jam tanpa kehilangan kavlingnya.
- Membatalkan pemesanan
- Kavlingnya langsung dijual kembali dan tenan menerima pesan pembatalan. Sistem selalu meminta konfirmasi lebih dulu.
- Mencatat pengembalian dana
- Sistem TIDAK memindahkan uangnya. Yang dicatat di sini adalah keputusannya beserta alasan dan nominalnya; transfernya tetap dilakukan bendahara secara terpisah.
- Mengelola kavling satuan
- Menarik kavling dari penjualan (misalnya ada tiang listrik di atasnya), memasang harga khusus untuk satu petak, atau menambah lapak yang tidak ada di denah. Kavling tambahan muncul di tampilan daftar tapi belum punya bentuk di peta sampai kodenya ditambahkan ke berkas SVG.
- Memperbaiki data tenan
- Satu nomor WhatsApp adalah satu tenan, lintas semua event. Memperbaiki nomor yang salah ketik di halaman Data tenan memperbaiki tujuan semua pesan berikutnya — tapi pesan yang sudah telanjur gagal tetap perlu dikirim ulang dari halaman Pesan gagal.
- Memeriksa pesan yang gagal terkirim
- Ini kegagalan paling sunyi di seluruh sistem: tenan sudah membayar tapi tidak pernah menerima kode bookingnya, dan tidak ada yang tahu sampai ia datang ke lokasi tanpa bukti apa pun. Periksa halaman Pesan gagal secara berkala.
- Check-in hari-H
- Buka Pindai check-in, nyalakan kamera, arahkan ke kode QR tenan. Hijau berarti silakan masuk, kuning berarti sudah pernah check-in, merah berarti tahan dulu. Kalau QR tidak terbaca, tokennya bisa diketik manual.
- Mengembalikan denah ke versi sebelumnya
- Tiap unggahan disimpan sebagai versi tersendiri. Bila revisi terakhir dari desainer ternyata kehilangan satu blok kavling, versi lama bisa dikembalikan dari halaman Denah tanpa menunggu berkas kiriman ulang.
Peran akun
- Owner
- Mengelola event, harga, denah, kavling, data tenan, dan akun panitia.
- Finance
- Memverifikasi pembayaran, membatalkan pemesanan, mencatat pengembalian dana, dan membuka laporan keuangan.
- Staf
- Melihat data dan melakukan check-in. Tidak bisa menyentuh apa pun yang berhubungan dengan uang.
Beri peran sekecil yang cukup. Memberi semua orang peran owner “supaya tidak repot” membuat seluruh pagar peran kehilangan artinya — termasuk pagar yang mencegah satu orang mengangkat dirinya sendiri.
Pertanyaan yang sering muncul
- Kenapa kavling yang tadi hijau tiba-tiba tidak bisa dipilih?
- Peta memperbarui dirinya sendiri selagi halaman terbuka. Pada menit-menit pertama pendaftaran dibuka, kavling berpindah tangan dalam hitungan detik. Kalau kavling Anda keburu diambil saat mengisi formulir, yang dibuang hanya kavling itu — pilihan lain dan data yang sudah Anda ketik tetap utuh.
- Saya kehilangan tautan halaman pemesanan saya.
- Kode pemesanan dikirim ke WhatsApp Anda. Buka kembali pesan itu, atau hubungi panitia dengan menyebutkan nama dan nomor Anda.
- Nama event diganti — apakah tautan peta ikut berubah?
- Tidak. Alamat peta sengaja tidak ikut berubah, karena tautannya sudah tersebar di grup WhatsApp calon tenan sejak hari pertama.
- Kenapa harga kategori diubah tapi tagihan lama tetap sama?
- Harga di-salin ke pemesanan saat pemesanan dibuat. Perubahan harga hanya berlaku untuk pemesanan berikutnya, sehingga tagihan yang sudah dikirim ke tenan tidak berubah diam-diam.
- Kenapa event saya tidak bisa dihapus?
- Event yang sudah punya pemesanan tidak bisa dihapus. Barisnya menjadi rujukan bagi tagihan, bukti transfer, dan laporan keuangannya. Yang benar untuk event yang sudah selesai adalah menutup pemesanannya.
- Kenapa akun panitia tidak bisa dihapus?
- Akun yang pernah menyetujui pembayaran atau mengubah data tidak bisa dihapus, karena riwayat tindakan menyebut namanya — dan riwayat itulah yang menyelesaikan sengketa berbulan-bulan kemudian. Nonaktifkan saja: akunnya tidak bisa dipakai masuk lagi, tapi jejaknya tetap terbaca.